Feature story

5 Alasan Kenapa Banyak Orang Lebih Milih Ngomel Di Sosial Media Ketimbang Dunia Nyata

Semakin bertambahnya penduduk dunia maya berarti semakin bertambah banyak pula sifat-sifat baru dari manusia tersebut. Yaa, coba kalian p...

5 Alasan Kenapa Banyak Orang Lebih Milih Ngomel Di Sosial Media Ketimbang Dunia Nyata

Semakin bertambahnya penduduk dunia maya berarti semakin bertambah banyak pula sifat-sifat baru dari manusia tersebut. Yaa, coba kalian perhatiin, di social media pasti lo pernah ketemu sama orang-orang yang suka ngebacot dan bawel bangett tapi sifat aslinya sebenernya asli pendiem banget. Hmm.. Kenapa ente nggak temuin orangnya langsung tong!! kalau ente punya masalah.

Tapi mau gimana lagi, begitulah fakta yang sebenernya dan itu hanyalah salah satu contoh dari ratusan ribu kepribadian ganda yang sering ane temuin di sosial media. Ane sering merhatiin di kampus sepertinya doi orangnya pendiem dan nggak pernah nyapa, Tapi pas liat akunnya di social media ternyata suka berpendapat, cerewet dan tidak jarang pula genit -__-" kok tahu dia genit? ya, eee... juu jujur aja ane adalah pengguna social yang semi-semi silent reader :v tapi jangan salah, itu semua ane lakuin agar kehidupan ane berjalan seimbang *_*.

Btw, Ane juga pernah chattingan dengan seorang teman yang ane kenal dari dunia maya. Pasti cantik dong bray? Sempakk lu yang cantik!! Jangan tanyain itu kamvrettt..!! ane juga nyesel kenal sama dia T_T dan yang lebih mirisnya apa yang dia bilang pas chattingan berbeda lagi pas diajak ketemuan. Fix, sifat orang itu ane kategorikan berkepribadian ganda.

Karena hal itulah akhirnya ane terinspirasi menulis postingan ini. Yups, kali ini ane akan ngebahas penyebab mendasar kenapa orang kadang berkepribadian ganda "Lain di chat, Lain lagi pas ketemuan"

1. Nggak tatapan muka langsung


Kalo nggak ketemu orangnya langsung emang kadang ngbuat kita lebih berani atau PD. Apalagi dijaman gila ini, social media mempunyai berbagai fitur-fitur yang bisa dimanfaatin buat iseng-iseng. Jadi kalo elo nggak bisa bertanggung jawab atas sifat dan diri kamu sendiri maka bersiaplah jadi gila atau hidup selamanya didunia maya dengan memakai karakter lain yang jauh beda dengan karakter asli kamu yang sebenarnya.

2. Kemungkinan dia introvert


Pada akhirnya, pengertian social media menurut ane selalu mengarah ke sarana atau jembatan buat orang yang cinderung tertutup untuk berpendapat bebas. Kalo ini sih menurut ane Keren guys, tapi terlepas dari itu ada saja yang Pro dan Kontra. Cuma yang namanya pendapat kan emang udah seharusnya kita hargai walaupun hanya sebatas curhatan di social media. Apalagi curhatan seorang janda. Dafuqq :v

3. Cari perhatian


Hmm.. bisa jadi bisa jadi. Kerena seseorang gak berani komentar atau mengemukakan pendapatnya di dunia nyata maka social medialah yang menjadi tempat pelampiasan, jadi doi cari perhatiannya di dunia maya. Aduhh, sebenernya ane kurang setuju sih guys. Karena apapun masalah yang kita hadapi baiknya kita sampein secara langsung biar masalahnya nggak berbuntut panjang. Tapi bagaimana dengan cowok yang suka sama cewe tapi cari perhatiannya di sosial media? Hmmm.. entahlah, Mungkin dia MAHO!!

4. Nggak bisa search di google
 

Terkadang ketika kita dihadapkan dengan suatu masalah, dan kita dipaksa untuk adu argumen, pastinya kita akan menyiapkan segala macam jawaban atau asal tembak aja yang penting pas dan kredibel :v Nah, terus bagaimana dengan para penduduk social media ini? Jelas mereka memanfaatkan google untuk menjawab problem yang sedang dihadapi tentunya dengan bahasa tingkat tinggi ala lulusan S3 Harvard. Coba aja kalo mereka diajak argumen di dunia nyata? pasti udah mampus dia, boro-boro lulusan harvard :v

5. Alay


Yang ke-lima, mungkin ini adalah kesimpulan dari semua penjelasan ane diatas. Apa mungkin dia terinfeksi penyakit Alay?

Discussion

0 comments

Belum ada komentar. Form Blogger tetap tersedia jika pembaca ingin memulai diskusi pertama.

Leave a comment

Diskusi memakai form native Blogger, tetapi tree komentar dirender dari jalur Quanta yang tunggal.

Publisher Note

tesss